https://ejournal.itka.ac.id/index.php/primer/issue/feed PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2026-09-07T07:14:38+00:00 Rizwan Ikromi, S.Li., M.A.P. ikromimegadaya@gmail.com Open Journal Systems <p>PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin is a multidisciplinary journal published by LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi every bimonthly with online version of <strong><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230120342279427" target="_blank" rel="noopener">E-ISSN : 2985-7996</a></strong> and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc. PRIMER journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences.</p> https://ejournal.itka.ac.id/index.php/primer/article/view/551 Rancang Bangun Expert System Berbasis Web dengan Metode Rule-Based Forward Chaining untuk Pemilihan Material Percetakan Digital 2026-09-07T07:14:38+00:00 Yudha Dwi Priandani yudhapriandani@gmail.com Sukry Harly sukry.harly@umt.ac.id <p>Pemilihan material cetak merupakan faktor penting dalam proses percetakan digital karena berpengaruh&nbsp; terhadap kualitas hasil cetak, daya tahan produk, dan kepuasan pelanggan. Pada praktiknya, proses pemilihan&nbsp; material masih sangat bergantung pada pengetahuan dan pengalaman pegawai tertentu, sehingga berpotensi&nbsp; menimbulkan ketidakkonsistenan rekomendasi, terutama pada kondisi operasional yang padat. Penelitian ini&nbsp; bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang mampu memberikan&nbsp; rekomendasi pemilihan material percetakan digital secara sistematis dan konsisten. Sistem yang&nbsp; dikembangkan menggunakan pendekatan rule-based system dengan metode inferensi forward chaining, di&nbsp; mana pengetahuan diperoleh melalui wawancara dengan pakar dan studi literatur, kemudian&nbsp; direpresentasikan dalam bentuk aturan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah prototyping&nbsp; untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pakar mampu&nbsp; memberikan rekomendasi material sesuai dengan kebutuhan pengguna berdasarkan aturan yang telah&nbsp; ditetapkan. Sistem ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan serta konsistensi dalam&nbsp; proses pemilihan material pada percetakan digital.</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yudha Dwi Priandani, Sukry Harly https://ejournal.itka.ac.id/index.php/primer/article/view/549 Penerapan Metode Self-Organizing Maps dalam Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Dampak Bencana Banjir 2026-09-05T07:50:47+00:00 Fera Martika Zahra feramartika.bts017@gmail.com Nonong Amalita nongmat@fmipa.unp.ac.id Yenni Kurniawati yennikurniawati@fmipa.unp.ac.id Admi Salma admisalma1@fmipa.unp.ac.id <p>: Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak yang bervariasi pada setiap provinsi, meliputi korban jiwa, kerusakan permukiman, serta kerusakan fasilitas umum. Perbedaan karakteristik dampak tersebut memerlukan pengelompokan provinsi sebagai dasar dalam penyusunan strategi mitigasi dan penentuan prioritas penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan dampak bencana banjir menggunakan metode <em>Self-Organizing Maps</em> (SOM). Data yang digunakan merupakan data sekunder dari <em>website</em> resmi Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) yang mencakup 12 variabel dampak banjir pada 38 provinsi di Indonesia tahun 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal yang terbentuk adalah 3 klaster. Klaster 1 terdiri dari 28 provinsi dengan karakteristik dampak banjir rendah, klaster 2 terdiri dari 7 provinsi dengan karakteristik dampak banjir sedang, sedangkan klaster 3 terdiri dari 3 provinsi dengan karakteristik dampak banjir tinggi. Hasil pengelompokan menunjukkan bahwa metode SOM mampu mengelompokkan provinsi berdasarkan kemiripan karakteristik dampak banjir, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan mitigasi dan penanggulangan bencana yang lebih tepat sasaran.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fera Martika Zahra, Nonong Amalita, Yenni Kurniawati, Admi Salma https://ejournal.itka.ac.id/index.php/primer/article/view/470 Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA pada Materi Trigonometri 2026-09-07T00:45:54+00:00 Ananda Margaret Br Pasaribu am9706917@gmail.com Friska Ledina Situngkir friskaledina12321@gmail.com <p>Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa memahami hubungan antar konsep dan menyelesaikan masalah secara logis. Namun, pada materi trigonometri masih banyak siswa yang mengalami kesulitan memahami konsep sehingga melakukan berbagai kesalahan konseptual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMA pada materi trigonometri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas X SMA Negeri 1 Pancur Batu Tahun Pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata persentase kesalahan konseptual sebesar 51,88%. Kesalahan dominan meliputi penentuan tanda fungsi trigonometri berdasarkan kuadran, penggunaan identitas trigonometri, evaluasi langkah penyelesaian, dan penerapan konsep pada masalah kontekstual. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih cenderung menghafal rumus daripada memahami konsep secara mendalam sehingga diperlukan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan pemahaman konsep matematis.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>kemampuan pemahaman konsep matematis, trigonometri, kesalahan konseptual, siswa SMA</p> 2026-08-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ananda Margaret Br Pasaribu, Friska Ledina Situngkir