SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan
https://ejournal.itka.ac.id/index.php/saintekes
<p><strong>SAINTEKES : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan</strong> is a peer-review journal that could be access to the public, published by LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi. This journal is published quarterly, every <strong>January</strong>, <strong>April</strong>, <strong>July</strong> and <strong>October</strong> with online version of <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220908451679245" target="_blank" rel="noopener"><strong>E-ISSN: 2963-0959</strong></a>. <strong>SAINTEKES</strong> provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to science, technology and health research. <strong>SAINTEKES</strong> welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.</p>LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasien-USSAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan2963-0959PEMANFAATAN PANGAN LOKAL BERNUTRISI TINGGI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI
https://ejournal.itka.ac.id/index.php/saintekes/article/view/473
<p>Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat dari kekurangan gizi. Kurang gizi sangat erat kaitannya kebiasaan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan gizi tidak seimbang. Indonesia memiliki sumber pangan yang melimpah dan kaya akan gizi serta bernutrisi tinggi. Oleh karena itu studi literatur review ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang pangan lokal mampu mengatasi kekurangan gizi dan bernutrisi tinggi sehingga mampu mencegah stunting. Metode yang digunakan adalah telaah literatur yang dilakukan dengan menggunakan data base Google Scholar. Literatur yang didapatkan kemudian diolah dan diseleksi berdasarkan tujuan dari artikel ini. Hasil telaah literatur ini memperoleh beberapa jurnal yang berkaitan dengan pangan lokal yang bergizi dan dapat mencegah stunting pada anak. Beberapa jurnal juga memaparkan jenis-jenis pangan lokal yang bernutrisi yang dapat mencegah stunting seperti, ubi jalar, singkong, gembili, talas, rumput laut, dan lele. Telaah literatur ini difokuskan pada nilai gizi pada pangan lokal untuk pencegahan stunting.</p>Soufa MalitaAffan GaffarZiana WarsaniLalu Amrullah
Copyright (c) 2026 Soufa Malita, Affan Gaffar, Ziana Warsani, Lalu Amrullah
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-152026-01-1551236243AKTIVITAS ANTIMIKROBA BUNGA PISANG (Musa spp.): TINJAUAN LITERATUR BERBASIS SENYAWA BIOAKTIF
https://ejournal.itka.ac.id/index.php/saintekes/article/view/474
<p>Bunga pisang (<em>Musa</em> spp.) merupakan bagian tanaman yang kaya akan fitokimia dan mengandung berbagai senyawa bioaktif, termasuk fenolik, flavonoid, antosianin, protein bioaktif, fitosterol, triterpenoid, dan serat pangan. Tinjauan ini mengevaluasi aktivitas antimikroba bunga pisang berdasarkan literatur yang dipublikasikan pada periode 2017–2025. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk menelaah keterkaitan antara komposisi senyawa bioaktif dengan kemampuan antimikroba terhadap bakteri dan jamur. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenolik dan flavonoid merupakan senyawa dominan yang berkontribusi terhadap aktivitas antibakteri dan antijamur, diikuti oleh fraksi protein serta senyawa lipofilik. Aktivitas antibakteri yang dilaporkan umumnya menunjukkan respons kuat terhadap bakteri Gram positif, dengan <em>Staphylococcus aureus</em> sebagai organisme model yang paling sering diuji, sedangkan potensi antijamur teramati pada spesies <em>Aspergillus</em>. Mekanisme bioaktif yang diusulkan meliputi gangguan struktur membran sel, peningkatan permeabilitas, inhibisi enzim, dan hambatan terhadap proses metabolisme. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa bunga pisang berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa antimikroba alami untuk aplikasi dalam pangan fungsional dan kesehatan, meskipun diperlukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif.</p>Nia Ulfa Madani
Copyright (c) 2026 Nia Ulfa Madani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-152026-01-1551244250