Analisis Perubahan Fungsi Lahan Akibat Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)

Authors

  • Riffa’atul Mawaddah UNIVERSITAS SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG

DOI:

https://doi.org/10.55681/primer.v2i4.348

Keywords:

Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Pembangunan Berkelanjutan, Perubahan Penggunaan Lahan, Tata Ruang

Abstract

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan sebelum dan sesudah pembangunan IKN serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong terjadinya perubahan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan analisis data spasial melalui citra satelit dan berbagai data sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya konversi lahan yang cukup besar dari kawasan hutan, lahan pertanian, dan semak belukar menjadi kawasan permukiman, infrastruktur, serta kawasan industri pendukung. Perubahan penggunaan lahan tersebut berdampak pada aspek sosial, lingkungan, dan perencanaan tata ruang. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi perencanaan pembangunan berkelanjutan di kawasan IKN guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat

References

Antomi, Y., Ernawati, Triyatno, Ikhwan, & Fatimah, S. (2019). The dynamics of land use change in Padang City for hydrological modeling. International Journal of GEOMATE, 17(64), 32–40.

Arifin, A. (2022). Kebijakan pemindahan ibu kota negara dan dampaknya terhadap masyarakat adat di Kalimantan Timur. Jurnal Kolaboratif Sosiologi, 5(1), 15–28.

Astuty, Y. I., & Dimyati, M. (2024). Prediction of land use/land cover change in Indonesia using the open source land cover dataset: A review. Geodesy and Cartography, 50(2), 67–75. https://doi.org/10.3846/gac.2024.19285

Bank Indonesia. (2023). Regional inflation and wage dynamics. Land Use Policy, 134, 107832. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2023.107832

Bappenas. (2023). Green infrastructure planning for Indonesia's new capital city. Landscape and Urban Planning, 239, 104845. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2023.104845

Badan Pusat Statistik. (2023). Investment polarization in new capital region. World Development, 171, 106342. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2023.106342

Brenner, N. (2014). Implosions/explosions: Towards a study of planetary urbanization. International Journal of Urban and Regional Research, 38(1), 1–23. https://doi.org/10.1080/02723638.2014.903332

Cheng, L., Zhang, X., & Li, Y. (2023). Remote sensing and GIS for land use change monitoring: A comprehensive review. ISPRS Journal of Photogrammetry and Remote Sensing.

Douglass, M. (2023). Forest city or ecological mirage? The sustainability dilemma of Indonesia's new capital. Habitat International, 138, 102887. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2023.102887

Fitriani, D., Harjito, D. A., & Pratama, A. (2023). Dampak perubahan fungsi lahan terhadap lingkungan dalam pembangunan IKN. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 11(1), 21–34.

Fitriani, L., & Suryono, S. (2023). Transformasi infrastruktur menuju kota berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 19(2), 115–127.

Forman, R. T. T. (2014). Urban ecology: Science of cities. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139030472

Fristikawati, Y., & Adipradana, N. (2022). Perlindungan lingkungan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) dalam tinjauan hukum. Jurnal Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-Undangan dan Pranata Sosial, 7(2), 739–749.

Gandharum, L., Hartono, D. M., Karsidi, A., Ahmad, M., Prihanto, Y., Mulyono, S., Sadmono, H., Sanjaya, H., Sumargana, L., & Alhasanah, F. (2024). Past and future land use change dynamics: Assessing the impact of urban development on agricultural land in the Pantura Jabar Region, Indonesia. Environmental Monitoring and Assessment, 196(7), 645. https://doi.org/10.1007/s10661-024-12819-4

Haase, D., et al. (2014). A quantitative review of urban ecosystem service assessments. Ecological Economics, 98, 119–126. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2014.01.012

Haase, D., et al. (2021). Urban land use change and ecosystem services: A systematic review. Ecological Indicators.

Hakim, A., et al. (2021). Modelling land use/land cover changes prediction using multi-layer perceptron neural network and GIS. Journal of Degraded and Mining Lands Management.

Hudalah, D., & Firman, T. (2012). Beyond property: Industrial estates and post-suburban transformation in Jakarta metropolitan region. Cities, 29(1), 40–48.

Limbong, et al. (2023). (Lengkapi data publikasi karena belum lengkap dalam daftar referensi).

Maryani, A., & Hudalah, D. (2023). Political ecology of new city development: Power relations in Indonesia's capital relocation. Urban Studies, 60(9), 1657–1676. https://doi.org/10.1177/24557471231187654

Meyfroidt, P., et al. (2024). Explaining the emergence of land-use frontiers. Nature Reviews Earth & Environment.

Pramono, A. W., et al. (2023). Land use change and ecological impacts of the new capital city development in Indonesia. Land Use Policy, 132, 106782. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2023.106782

Puspitaningrum, S. R., Chotib, C., & Sundoko, H. F. (2023). Pemindahan ibu kota negara: Pembangunan kota inklusif dan berkelanjutan. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 6(2).

Putra, A. R., & Dewi, M. S. (2024). Pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara: Studi pendekatan eco-infrastructure. Jurnal Teknologi Lingkungan, 12(1), 45–58.

Rachman, R. (2021). Perubahan fungsi lahan dan dampaknya terhadap komunitas adat di kawasan pembangunan IKN. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9(2), 50–65.

Ramadhani, D. A., & Yuliani, S. (2023). Konsep green building dan ketahanan infrastruktur di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 11(2), 134–147.

Ramadhani, R., & Djuyandi, Y. (2022). Upaya pemerintah Indonesia dalam mengatasi risiko kerusakan lingkungan sebagai dampak pemindahan ibu kota negara. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan dan Hubungan Internasional, 1(3).

Santoso, B., & Hartono, T. (2024). Implementasi infrastruktur digital dan transportasi berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara. Jurnal Teknologi dan Manajemen Kota, 8(1), 72–85.

Saraswati, M. K., & Adi, E. A. W. (2022). Pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur berdasarkan analisis SWOT. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 6, 4042–4052. https://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/article/view/3086

Satriawan, I., & Trinugroho, A. (2022). Rapid urban transformation and environmental stress in Indonesia's new capital region. Journal of Environmental Planning and Management, 66(5), 1023–1045. https://doi.org/10.1080/13549839.2022.2156358

Setiawan, B. (2021). Perubahan penggunaan lahan dan dampaknya terhadap ekosistem. Jurnal Lingkungan Tropis, 18(2), 101–114.

Seto, K. C., et al. (2012). Global forecasts of urban expansion to 2030 and direct impacts on biodiversity and carbon pools. Proceedings of the National Academy of Sciences, 109(40), 16083–16088. https://doi.org/10.1073/pnas.1211658109

Seto, K. C., Güneralp, B., & Hutyra, L. R. (2021). Global forecasts of urban expansion and implications for biodiversity and carbon storage. Proceedings of the National Academy of Sciences.

Simarmata, H. A., & Sihombing, A. P. K. (2021). Kota Nusantara dan keberlanjutan: Tantangan perubahan iklim dan lingkungan. Jurnal Tata Ruang Nusantara, 10(1), 1–12.

Sitorus, R. R. P., & Prayogo, D. (2023). Cultural disorientation in capital city relocation. Geoforum, 148, 106745.

Soemarwoto, O. (2006). Ekologi, lingkungan hidup dan pembangunan. Djambatan.

Susanti, D. (2021). Konversi lahan dan dampaknya terhadap lingkungan di wilayah pembangunan IKN. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 10(2), 98–110.

Syaban, A. S. N., & Appiah-Opoku, S. (2024). Unveiling the complexities of land use transition in Indonesia's New Capital City IKN Nusantara: A multidimensional conflict analysis. Land, 13(5), 606. https://doi.org/10.3390/land13050606

Tasya, N. (2023). Kebijakan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) perspektif pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1(2).

The Conversation Indonesia. (2023). Evaluasi penghijauan IKN: Masih berorientasi kebun kayu, bukan hutan hujan tropis.

Wicaksono, M. M., Widyandini, A. M., Choirunnisa, Salsabhila, M. A., Fariza, T. R., Jabbar, A., & Haris, A. (2024). Daya dukung fungsi lindung wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Naturalis, 13(1). https://doi.org/10.31186/naturalis.13.1.32699

Wisanggeni, D. H., Sitorus, J. E., Putra, K. H. P., & Adityawan, M. B. (2024). Pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap debit banjir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara, Indonesia. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan (J-SIL), 9(2), 327–338. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jsil/article/view/57947

Yuliani, E., & Santosa, B. (2022). Konsep forest city dalam perencanaan Ibu Kota Nusantara: Antara harapan dan tantangan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 28(2), 115–128.

Yusuf, H. (2023). Dampak sosial pembangunan IKN terhadap komunitas lokal di Kalimantan Timur. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 18(2), 89–102

Downloads

Published

2024-08-30

How to Cite

Riffa’atul Mawaddah. (2024). Analisis Perubahan Fungsi Lahan Akibat Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 220–232. https://doi.org/10.55681/primer.v2i4.348