Pengaruh Permainan Tradisional Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini di Paud Insan Cendekia Unggul
DOI:
https://doi.org/10.55681/primer.v3i1.385Keywords:
kemmapuan berhitung permulaan, anak usia dini, pre eksperimental, PAUD, permainan tradisional congklakAbstract
Kemampuan berhitung permulaan merupakan fondasi perkembangan kognitif anak usia dini yang kritis, namun praktik pembelajaran di berbagai lembaga PAUD masih didominasi metode konvensional yang kurang mendorong keterlibatan aktif anak, sehingga kemampuan mengenal angka, membilang benda, dan melakukan operasi hitung sederhana pada anak usia 5–6 tahun tetap tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional congklak terhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia dini di PAUD Insan Cendekia Unggul. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 20 anak usia 5–6 tahun yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berhitung, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata kemampuan berhitung anak dari 58,55 (kategori Mulai Berkembang) pada pretest menjadi 85,90 (kategori Berkembang Sangat Baik) pada posttest. Uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai t-hitung 18,245 > t-tabel 2,093, sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai N-Gain sebesar 0,66 mengindikasikan efektivitas perlakuan pada kategori sedang. Disimpulkan bahwa permainan tradisional congklak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berhitung permulaan anak usia dini, sehingga dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang efektif dan menyenangkan dalam konteks pendidikan anak usia dini.
References
Brez, C., Miller, A., & Ramirez, G. (2020). Numerical cognition in preschool: The role of concrete manipulatives and game-based learning. Early Childhood Education Journal, 48(5), 611–620. https://doi.org/10.1007/s10643-019-01013-4
Cendana, H., dan F. Mayar. 2023. “Pengembangan Video Interaktif Bermain Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 7, No. 4. Diakses dari https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/4851
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Daryanto. 2018. Media Pembelajaran. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera.
Denzin, N. K. (2021). The fifth moment and beyond: Triangulation and mixed methods research in the 21st century. Journal of Mixed Methods Research, 15(1), 6–13. https://doi.org/10.1177/1558689820915899
Esteban-Guitart, M., Subero, D., & Brito, L. (2021). Traditional games as educational tools: Cultural and cognitive dimensions in early childhood contexts. International Journal of Early Years Education, 29(3), 245–261. https://doi.org/10.1080/09669760.2020.1850451
Etikan, I., Alkassim, R., & Abubakar, S. (2020). Comparison of snowball sampling and sequential sampling technique. Biometrics & Biostatistics International Journal, 3(1), 55–57. https://doi.org/10.15406/bbij.2020.03.00055
Field, A. (2022). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (6th ed.). SAGE Publications.
Hake, R. R. (2021). Analyzing change/gain scores. American Educational Research Association, 12(3), 1–4. https://doi.org/10.3102/00028312021003001
Hasan, Maimunah. 2020. Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Diva Press.
Humairo, V. M., dan Z. Amelia. 2020. “Peningkatan Kemampuan Berhitung Awal melalui Modifikasi Bentuk Permainan Congklak.” Jurnal AUDHI, Vol. 3, No. 1. Diakses dari https://journal.uai.ac.id/index.php/AUDHI/article/view/589
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 4, No. 2, hlm. 120–128. Diakses dari https://publikasi.abidan.org/index.php/edusiana/article/view/189
Khadijah. 2020. Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing.
Kim, T. K. (2021). T-test as a parametric statistic. Korean Journal of Anesthesiology, 68(6), 540–546. https://doi.org/10.4097/kjae.2015.68.6.540
Lily, N. M., Khotimah, N., & Maarang, M. (2023). Efektivitas permainan tradisional congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 112–124. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.214
Lily, N. M., Khotimah, N., & Maarang, M. (2023). Efektivitas permainan tradisional congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 112–124. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.214
Lily, N. M., N. Khotimah, dan M. Maarang. 2023. “Efektivitas Permainan Tradisional Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini.” Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 4, No. 1. Diakses dari https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/214
Lourenco, S. F. (2022). How does Piaget's theory of cognitive development inform our understanding of early mathematical thinking? Developmental Review, 64, 101012. https://doi.org/10.1016/j.dr.2022.101012
Mawadah, E., A. M. Anwari, Kisno, dan A. H. Sari. 2021. “Upaya Mengembangkan Kemampuan Berhitung melalui Permainan Tradisional Congklak pada Anak Usia Dini.” IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, Vol. 3, No. 1. Diakses dari https://e-journal.metrouniv.ac.id/IJIGAEd/article/view/3825
Mawadah, E., Anwari, A. M., Kisno, & Sari, A. H. (2021). Upaya mengembangkan kemampuan berhitung melalui permainan tradisional congklak pada anak usia dini. IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 3(1), 45–58. https://doi.org/10.38073/ijigaed.v3i1.3825
McCoy, D. C., Peet, E. D., Ezzati, M., Danaei, G., Black, M. M., Sudfeld, C. R., Fawzi, W., & Fink, G. (2021). Early childhood developmental status in low and middle-income countries: National, regional, and global prevalence estimates using predictive modeling. PLOS Medicine, 18(6), e1003577. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1003577
Muthoharoh, R., dan A. Santoso. 2020. “Pengaruh Permainan Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 5–6 Tahun di RA Perwanida 04 Sempolan Jember.” JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), Vol. 2, No. 2. Diakses dari https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/JECIE/article/view/475
Nguyen, T., Watts, T. W., Duncan, G. J., Clements, D. H., Sarama, J. S., Wolfe, C., & Spitler, M. E. (2021). Which preschool mathematics competencies are most predictive of fifth grade achievement? Early Childhood Research Quarterly, 36, 550–560. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2016.02.003
Purpura, D. J., Logan, J. A. R., Hassinger-Das, B., & Napoli, A. R. (2022). Why do early mathematics skills predict later reading? The role of mathematical language. Journal of Educational Psychology, 114(3), 548–565. https://doi.org/10.1037/edu0000658
Ramirez, G., Shaw, S. T., & Maloney, E. A. (2021). Math anxiety: Past research, promising interventions, and a new interpretation framework. Educational Psychologist, 56(2), 145–164. https://doi.org/10.1080/00461520.2019.1583208
Rianti, M. F., Barata, M. A. S., & Kurnia, N. (2025). Pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 215–228. https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.31156
Rianti, M. F., Barata, M. A. S., & Kurnia, N. (2025). Pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia 4–5 tahun. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 215–228. https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.31156
Rianti, M. F., M. A. S. Barata, dan N. Kurnia. 2025. “Pengaruh Permainan Congklak terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia 4–5 Tahun.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol. 10, No. 3. Diakses dari https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/31156
Shadish, W. R., Cook, T. D., & Campbell, D. T. (2021). Experimental and quasi-experimental designs for generalized causal inference (2nd ed.). Houghton Mifflin.
Skene, K., O'Farrelly, C. M., Byrne, E. M., Kirby, N., Stevens, E. C., & Ramchandani, P. G. (2022). Can guidance during play enhance children's learning and development in educational contexts? A systematic review and meta-analysis. Child Development, 93(4), 1162–1180. https://doi.org/10.1111/cdev.13730
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tavakol, M., & Dennick, R. (2021). Making sense of Cronbach's alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd
Weisberg, D. S., Hirsh-Pasek, K., Golinkoff, R. M., & McCandliss, B. D. (2023). Guided play promotes children's STEM exploration and STEM language. Psychological Science, 34(1), 44–55. https://doi.org/10.1177/09567976221116995
Yuliasih, S., & Mayasarokh, M. (2024). Meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui permainan tradisional congklak. Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 78–89. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i1.3232
Yuliasih, S., & Mayasarokh, M. (2024). Meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui permainan tradisional congklak. Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 78–89. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i1.3232
Yuliasih, S., dan M. Mayasarokh. 2024. “Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Congklak.” Jurnal Pelita PAUD, Vol. 8, No. 1. Diakses dari https://jurnal.umkuningan.ac.id/index.php/pelitapaud/article/view/3232
Zosh, J. M., Hirsh-Pasek, K., Hopkins, E. J., Jensen, H., Liu, C., Neale, D., Hirsh-Pasek, K., & Whitebread, D. (2022). Accessing the inaccessible: Redefining play as a spectrum. Frontiers in Psychology, 13, 896972. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.896972
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Palma Juanta, Florentina Lubis, Krispinus Sarumaha, Pilippo Andoni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





