Membangun Generasi dalam Pembentukan Karakter Anak melalui Pendidikan Keagamaan dan Nilai Keluarga Islam

Authors

  • Nazwa Azzahra Puspa UIN Raden Fatah Palembang
  • Nuraisyah Cesarinanda UIN Raden Fatah Palembang
  • Henny Yusalia UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.55681/primer.v3i1.392

Keywords:

pembentukan karakter, pendidikan keagamaan, keluarga Islam, generasi berkarakter, Taman Pendidikan Al-Qur’an.

Abstract

Pembentukan karakter anak merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia, berkepribadian baik, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern. Dalam perspektif Islam, pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua sebagai pendidik pertama dan utama di lingkungan keluarga, tetapi juga memerlukan dukungan dari lembaga pendidikan keagamaan yang berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan keagamaan dan nilai-nilai keluarga Islam dalam membangun karakter anak melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pembinaan yang dilaksanakan di TPA Al-Badar Kamboja, TPA Cahaya Rembulan Papera, dan Rumah Relawan Peduli 26 Ilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas pembelajaran serta program pembinaan karakter yang berlangsung di ketiga lokasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan yang diberikan melalui pembelajaran Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, penanaman akhlak, serta kegiatan sosial keagamaan memiliki kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter anak. Selain itu, nilai-nilai keluarga Islam seperti keteladanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial turut memperkuat proses pembentukan karakter yang dilakukan oleh lembaga pendidikan keagamaan. Sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan keagamaan terbukti mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya karakter positif pada anak. Dengan demikian, kolaborasi yang berkelanjutan antara keluarga dan lembaga pendidikan keagamaan menjadi faktor penting dalam membangun generasi yang berkarakter, religius, dan berakhlak mulia.

References

Aprilia, E., Hidayatullah, I., & dkk. (2024). Praktik Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Religius. CV. Bayfa Cendekia Indonesia.

Arikunto, S. (2017). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2010). Al-Qur’an dan Terjemahannya (Edisi Revisi). Jakarta: Pustaka Alam.

Muchith, S. K. M. (2015). Karakteristik pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. HIKMAH: Journal of Islamic Studies, 11(7).

Nawawi, M. I., & Putera, R. P. (2019). Stratifikasi sosial dalam tinjauan pendidikan Islam. Jurnal PGMI IAI Metro Lampung, 1(28).

Nurdiah, N., Suprapto, S., Maujud, F., & Nasri, U. (2023). Manajemen Rumah Qur’an dalam mencetak generasi Qur’ani: Studi kasus di Rumah Qur’an Nahdlatul Wathan Lombok Yayasan Pondok Tahfidz Baqiyatussalaf Nahdlatul Wathan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1).

Nurrahman, P. (2022). Pendidikan keluarga dalam perspektif Islam. Jurnal Al-Fikri.

Satori, D., & Komariah, A. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Zhi, F. (2020). Teacher Evaluation Based on E-Teaching Portfolio Developing Trend of Teacher Evaluation in China. China: School of Humanity and Social Science, Beihang University.

Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2025-02-27

How to Cite

Nazwa Azzahra Puspa, Nuraisyah Cesarinanda, & Henny Yusalia. (2025). Membangun Generasi dalam Pembentukan Karakter Anak melalui Pendidikan Keagamaan dan Nilai Keluarga Islam. PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 60–64. https://doi.org/10.55681/primer.v3i1.392