Analisis Hukum Terhadap Pasal 70 Kuhp Nasional Nomor 1 Tahun 2023 Dalam Kasus Tenaga Kesehatan Sebagai Pelaku Kelalaian/Kealpaan Malpraktik Medis

Authors

  • Marcela Universitas Bangka Belitung
  • Rio Armanda Agustian Universitas Bangka Belitung
  • Yokotani Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.55681/primer.v3i2.409

Keywords:

Pasal 70 KUHP Nasional, kelalaian medis, malpraktik medis, tenaga kesehatan, pertanggungjawaban pidana.

Abstract

Kelalaian atau kealpaan dalam praktik pelayanan kesehatan merupakan salah satu persoalan hukum yang sering menimbulkan perdebatan karena berada pada irisan antara tanggung jawab profesional tenaga kesehatan dan pertanggungjawaban pidana. Berlakunya Pasal 70 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Nasional) menghadirkan paradigma baru dalam sistem pemidanaan dengan memberikan ruang bagi hakim untuk tidak menjatuhkan pidana penjara dalam kondisi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum Pasal 70 KUHP Nasional terhadap tindak pidana kelalaian medis serta mengkaji kesesuaiannya dalam kasus tenaga kesehatan sebagai pelaku kelalaian/kealpaan malpraktik medis, khususnya pada kasus dokter RSA. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, teori hukum, serta bahan hukum sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 70 KUHP Nasional mencerminkan pergeseran orientasi pemidanaan yang lebih humanis dan proporsional dengan mempertimbangkan sifat tindak pidana, keadaan pelaku, serta tujuan pemidanaan. Namun, penerapannya terhadap kasus kelalaian medis tidak dapat dilakukan secara otomatis karena harus mempertimbangkan berat ringannya akibat yang ditimbulkan, tingkat kesalahan pelaku, perlindungan terhadap korban, serta ketentuan khusus dalam Undang-Undang Kesehatan. Oleh karena itu, penerapan Pasal 70 KUHP Nasional dalam perkara malpraktik medis harus dilakukan secara selektif untuk menjamin keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum bagi tenaga kesehatan maupun pasien.

References

Bismark, M. M., Studdert, D. M., & Brennan, T. A. (2021). Medical malpractice and criminal accountability. The Lancet, 398(10311), 1545–1552. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)01842-4.

Braithwaite, J. (2021). Restorative justice and responsive regulation in healthcare disputes. Contemporary Justice Review, 24(3), 251–268. https://doi.org/10.1080/10282580.2021.1901234.

Choi, E., & Kim, J. (2021). Criminal Liability for Medical Malpractice and Patient Safety. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(19), 10261. DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph181910261.

Daeng, M. Y., Hamid, A., & Rahman, S. (2023). Analisis Yuridis Terhadap Kelalaian Medis (Malpraktik) yang Dilakukan Oleh Tenaga Kesehatan. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 1–12. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v3i2.1087.

Daly, K. (2020). Conceptualizing punishment and restoration in contemporary criminal law. Theoretical Criminology, 24(4), 593–611. https://doi.org/10.1177/1362480619898821.

Herring, J., & Wall, J. (2021). Medical negligence, patient safety and criminal liability. Medical Law Review, 29(2), 211–229. https://doi.org/10.1093/medlaw/fwaa041

Irwansyah, I., & Yunus, A. (2021). Penelitian Hukum: Pilihan Metode dan Praktik Penulisan Artikel. Mirra Buana Media.

Kaldjian, L. C., Forman-Hoffman, V. L., Jones, E. W., & Wu, B. J. (2022). Defensive medicine and physician accountability in healthcare systems. BMC Medical Ethics, 23(1), 84. https://doi.org/10.1186/s12910-022-00826-0

Kaur, M., Gupta, A., & Singh, P. (2022). Medical Negligence and Criminal Liability: Contemporary Challenges. Medicine, Science and the Law, 62(4), 251–259. DOI: https://doi.org/10.1177/00258024221078456

Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press.

Munthe, R., & Harefa, B. (2023). Individualisasi pidana dalam KUHP Nasional Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 12(2), 215–232. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v12i2.1087

Nugroho, H., & Prasetyo, T. (2024). Reformasi hukum pidana dan paradigma pemidanaan dalam KUHP Nasional. Jurnal Ius Constituendum, 9(1), 65–82. https://doi.org/10.26623/jic.v9i1.7521

Prasetyo, A., & Nugroho, D. (2023). Legal Certainty in Medical Malpractice Cases under Indonesian Criminal Law. Hasanuddin Law Review, 9(3), 315–329. DOI: https://doi.org/10.20956/halrev.v9i3.4678.

Putri, N. A., Siregar, M., & Harahap, R. (2023). Perlindungan Hukum Pasien Korban Malpraktik Medis dalam Sistem Hukum Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 8(2), 220–236. DOI: https://doi.org/10.26623/jic.v8i2.6537

Rahmawati, D., & Hidayat, A. (2022). Restorative Justice dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 11(3), 421–437. DOI: https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v11i3.1048

Rahmawati, N., & Siregar, A. (2023). Restorative justice dalam sistem peradilan pidana Indonesia pasca KUHP Nasional. Jurnal Legislasi Indonesia, 20(4), 441–456. https://doi.org/10.54629/jli.v20i4.899

Rodziewicz, T. L., Houseman, B., & Hipskind, J. E. (2023). Medical Error Reduction and Prevention. StatPearls Publishing. DOI: 10.1007/978-3-319-28099-8_300-1

Saragih, R., et al. (2024). Pendekatan Konseptual dalam Penelitian Hukum Kontemporer. Jurnal Legislasi Indonesia, 21(1).

Sulistiyono, A., & Isharyanto. (2023). Metodologi Penelitian Hukum dalam Kajian Normatif. Jurnal Yustisia, 12(2).

Susanti, E., & Wahyudi, T. (2024). Reformasi Sistem Pemidanaan dalam KUHP Nasional Tahun 2023. Jurnal Legislasi Indonesia, 21(1), 55–72. DOI: https://doi.org/10.54629/jli.v21i1.1012.

Widodo, J., & Sari, F. (2024). Kepastian hukum dalam pertanggungjawaban pidana tenaga kesehatan. Jurnal Yudisial, 17(1), 45–63. https://doi.org/10.29123/jy.v17i1.612

Wulandari, R., & Santoso, B. (2024). The Implementation of Restorative Justice in Indonesian Criminal Law Reform. Sriwijaya Law Review, 8(1), 89–104. DOI: https://doi.org/10.28946/slrev.Vol8.Iss1.2198.pp89-104

Zehr, H., & Gohar, A. (2022). Restorative justice, accountability and serious harm cases. Contemporary Justice Review, 25(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/10282580.2022.2017784

Zernova, M., & Wright, M. (2021). Alternative Visions of Restorative Justice. Contemporary Justice Review, 24(3), 255–272. DOI: https://doi.org/10.1080/10282580.2021.1887790

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Marcela, Rio Armanda Agustian, & Yokotani. (2025). Analisis Hukum Terhadap Pasal 70 Kuhp Nasional Nomor 1 Tahun 2023 Dalam Kasus Tenaga Kesehatan Sebagai Pelaku Kelalaian/Kealpaan Malpraktik Medis. PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 174–187. https://doi.org/10.55681/primer.v3i2.409