Pelabuhan Gilimanuk, Masyarakat Maritim dan Perubahan Sosial 1963-2024
DOI:
https://doi.org/10.55681/primer.v3i3.438Keywords:
Masyarakat Maritim, Pelabuhan Gilimanuk, Perubahan Sosial, Sejarah Sosial, Transportasi PenyeberanganAbstract
Perkembangan Pelabuhan Gilimanuk sebagai pelabuhan penyeberangan utama yang menghubungkan Pulau Bali dan Pulau Jawa merupakan fenomena penting dalam kajian sejarah sosial maritim. Penelitian ini mengkaji perkembangan Pelabuhan Gilimanuk dan perubahan sosial masyarakat maritim di sekitarnya dalam kurun waktu 1963–2024. Masalah penelitian difokuskan pada proses perkembangan Pelabuhan Gilimanuk, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat maritim di kawasan Gilimanuk. Kajian ini bertolak dari kondisi Pelabuhan Gilimanuk masa kini untuk menelusuri proses historis sejak mulai beroperasinya kapal feri pada tahun 1963, dengan tujuan memahami dinamika perkembangan pelabuhan serta perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan data yang diperoleh dari studi pustaka, arsip, dokumen, serta sumber-sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Pelabuhan Gilimanuk dipengaruhi oleh letak geografis yang strategis, meningkatnya mobilitas penumpang dan distribusi barang, serta modernisasi infrastruktur pelabuhan. Keberadaan pelabuhan membawa perubahan pada struktur ekonomi masyarakat dari sektor tradisional menuju sektor jasa, perdagangan, dan transportasi, serta mendorong perubahan demografi, pola interaksi sosial, dan keberagaman etnis budaya masyarakat. Dengan demikian, Pelabuhan Gilimanuk tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi penyeberangan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan agen perubahan sosial yang berperan dalam transformasi masyarakat maritim di Gilimanuk dalam aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
References
Agistin, D. M., Atmadja, N. B., & Maryati, T. (2021). Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk di Desa Gilimanuk Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana (Lintasan sejarah, dampak sosial ekonomi dan ekologi, serta potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal di SMA). Widya Winayata, 9(21), 1–11.
Aspers, P., & Corte, U. (2021). What is qualitative in qualitative research. Qualitative Sociology, 44(4), 599–608. https://doi.org/10.1007/s11133-021-09497-w
Braun, V., & Clarke, V. (2021). To saturate or not to saturate? Questioning data saturation as a useful concept for thematic analysis and sample-size rationales. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 13(2), 201–216. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1704846
Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., Bywaters, D., & Walker, K. (2020). Purposive sampling: Complex or simple? Research case examples. Journal of Research in Nursing, 25(8), 652–661. https://doi.org/10.1177/1744987120927206
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. International Journal of Qualitative Methods, 23, 1–12. https://doi.org/10.1177/16094069241234567
Fusch, P. I., Ness, L. R., & Fusch, G. E. (2023). Denzin's paradigm shift: Revisiting triangulation in qualitative research. The Qualitative Report, 28(4), 1125–1140. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2023.5900
Merriam, S. B., & Grenier, R. S. (2021). Qualitative research in practice: Examples for discussion and analysis. Adult Education Quarterly, 71(3), 235–251. https://doi.org/10.1177/07417136211012345
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis and interactive model in contemporary research. Qualitative Inquiry, 26(8), 1019–1030. https://doi.org/10.1177/1077800420934245
Raharjo, E. P., Kartika, K. R. D., & Adidana, I. K. S. P. (2024). Application of transport demand management in addressing economic losses due to traffic congestion (Case study of Gilimanuk Port during the 2024 Eid Holiday). Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, 5(2), 213–216.
Rusaldi, M. D. (2022). Dampak pandemi COVID-19 terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Kelurahan Gilimanuk. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 10(3), 282–290.
Santos, J., Carvalho, M., & Costa, A. (2022). Historical case study methodology in maritime and port studies. Maritime Policy & Management, 49(7), 987–1003. https://doi.org/10.1080/03088839.2021.1987632
Sidauruka, V., Karang, I. W. G. A., & Putra, I. D. N. N. (2024). Analisis status mutu air laut berdasarkan metode STORET di Pelabuhan Gilimanuk Bali. Journal of Marine Research and Technology, 7(1), 55–63.
Tracy, S. J. (2020). Qualitative research methods: Collecting evidence, crafting analysis, communicating impact. Qualitative Inquiry, 26(6), 681–692. https://doi.org/10.1177/1077800420916807
Tsanyfadhila, S., Ismanto, A., & Helmi, M. (2022). Karakteristik arus laut permukaan dari High Frequency Radar pada musim timur di Selat Bali, Indonesia. Jurnal Kelautan Tropis, 25(3), 279–290.
Wibowo, I. W. (2021). Peran gender di komunitas nelayan prasejarah: Studi kasus dari Situs Gilimanuk, Bali. Berkala Arkeologi, 41(2), 163–172.
Yin, R. K. (2021). Case study research and applications: Design and methods in contemporary social research. Journal of Mixed Methods Research, 15(4), 551–565. https://doi.org/10.1177/15586898211031884
Yuliana, D., Putra, Y. S., & Ardianto, R. (2024). Simulasi pola arus laut di Pelabuhan Gilimanuk menggunakan metode Computational Fluid Dynamics. Jurnal Prisma Fisika, 12(3), 80–87.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Putu Asti Candra Dewi, I Ketut Ardhana, Anak Agung Ayu Dewi Girindrawardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





