Relevansi Maqashid Al-Syariah Dalam Pengembangan Hukum Tata Negara Islam Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.55681/primer.v3i4.445Keywords:
Maqashid Syariah, Hukum tata negara Islam, Kebijakan Publik, Keadilan, KemaslahatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Maqashid al-Syariah dalam pengembangan Hukum Tata Negara Islam kontemporer. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan kerangka konseptual yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan dinamika sistem ketatanegaraan modern yang menuntut keadilan, perlindungan hak asasi manusia, serta tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan kepustakaan. Data diperoleh dari ber bagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel ilmiah, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan Maqashid al-Syariah dan hukum tata negara Islam. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengkaji kedudukan, penerapan, dan kontribusi Maqashid al-Syariah dalam pengembangan hukum tata negara Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maqashid al-Syariah memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan konseptual dalam pengembangan hukum tata negara Islam karena berorientasi pada terwujudnya kemaslahatan, keadilan, dan perlindungan hak-hak dasar manusia. Selain itu, pendekatan maqashid dapat digunakan sebagai metode dalam perumusan kebijakan publik yang adaptif terhadap perkembangan sosial dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Maqashid al-Syariah berkontribusi dalam mewujudkan sistem ketatanegaraan yang responsif, berkeadilan, dan selaras dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
References
Abdul Waid, & Lestari, C. N. (2020). Teori maqashid al-syari’ah kontemporer dalam hukum Islam dan relevansinya dengan pembangunan ekonomi nasional. https://doi.org/10.33507/lab.v4i01
Ahmed, S. S. (2025). The evolving role of sustainable development in shaping political progress: A contemporary Islamic perspective on human rights and civil institution. MILRev: Metro Islamic Law Review, 4(1), 1–30. https://doi.org/10.32332/milrev.v4i1.10128
Alam Syah, A. L., Ardyansyah, M. F., & Amalia, C. S. F. (2025). Maqashid syari’ah dalam kebijakan publik: Analisis implementasi prinsip Islam dalam kebijakan pemerintah di Indonesia. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 317–327. https://doi.org/10.20473/jebis.v6i2.23532
Amaliah, R. N., Nirmalasari, N., & Kurniati, K. (2025). Reformasi hukum tata negara Islam melalui pendekatan maqasid al-shariah perspektif Jasser Auda. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 4(4), 71–81. https://doi.org/10.55606/jhpis.v4i4.5758
Dahri, M. A., Rahman, A. F., Putra, F., & Kurniati, K. (2026). Rekonstruksi maqasid syariah: Relevansi dan implementasinya dalam konteks hukum Islam kontemporer. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 3(1), 14–22. https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1492
Dainori. (2020). Maslahah sebagai teori penetapan hukum: Telaah atas konsep maslahah Ibnu Qayyim al-Jauziyah.
Fauzan, H. (2023). Pemikiran maqashid syariah Al-Tahir Ibn Asyur. Al-Mawarid: Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH), 5(1), 101–114. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol5.iss1.art7
Gazali. (2024). Pembentukan peraturan daerah berbasis syariah perspektif otonomi daerah dan hukum nasional Indonesia. Muamalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah, 1(1). https://doi.org/10.32699/resolusi.v1i1.160
Ihsan Nuruddin, A. M. (2025). Praktik penggantian tanah warisan dengan uang perspektif maqasid al-syari’ah dan hukum positif Indonesia, 15(1), 350–363.
Jauhari, J. (2024). Penerapan prinsip maqashid syariah dalam perundang-undangan di Indonesia. Karimiyah, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.59623/karimiyah.v4i1.49
Kamal, M. F. N., Gracia, B., Putantri, H. S., Ulhaq, M. Z., & Malandrino, K. T. (2025). Peran maqashid al-syariah sebagai fondasi teologis dalam prinsip hukum Islam. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 16(2). https://doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461
Kurniawan, A., & Hudafi, H. (2021). Konsep maqashid syariah Imam Asy-Syatibi dalam kitab Al-Muwafaqat. http://syariah.iainpurwokerto.ac.id/imam-asy-syathibi-bapak-maqashid-asy-syariah
Muchlis, & Rois, C. (2024). Urgensi teori maqashid al-syariah sebagai metodologi hukum Islam (Analisis nalar konstruksi maqashid al-syariah Imam Al-Syatibi).
Musolli. (2018). Maqasid syariah: Kajian teoritis dan aplikatif pada isu-isu kontemporer. At-Turāṡ, 5(1).
Muthoharoh, A., Wijaya, C. S., Lestari, D. P., Fitria, E. N., & Hidayati, A. N. (2025). Maqashid syariah sebagai framework kebijakan fiskal: Integrasi nilai Islam dalam public finance. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(4), 3462–3473. https://doi.org/10.63822/dqtaks72
Nur, A., Asgar, & Kurniati, K. (2025). Otoritas politik dan hukum Islam. Jurnal Global Futuristik, 3(1), 46–54. https://doi.org/10.59996/globalistik.v3i1.764
Nurhikmah. (2024). Maqashid al-shariah: Kerangka adaptif hukum Islam untuk [judul tidak lengkap]. Journal of Dual Legal Systems, 1(2), 103–117. https://doi.org/10.58824/jdls.v1i2.226
Ramadhania, S. (2026). Maqasid syariah dan kesetaraan hak perempuan. 1(1).
Sarwo Edy, S., Patty, J. H. I., & Soge, A. D. (2025). Hukum tata negara Islam kontemporer: Refleksi pemikiran atas agama dan ketatanegaraan Islam. Jurnal Dimensi Hukum, 9(1).
Satria, T., & Sari, W. (2025). Maqashid syariah sebagai paradigma hukum Islam kontemporer.
Sidiq, S. (2017). Maqasid syari’ah dan tantangan modernitas: Sebuah telaah pemikiran Jasser Auda. 7(1).
Sugitanata, A., Mustakim, A., & Nuriskandar, L. H. (2023). Integrasi maqashid syariah terhadap sistem pemerintahan demokratis dan otoriter di negara baru merdeka. https://ejournal.stisdarussalam.ac.id/index.php/jurdar
Sutikno, Kurniati, & Sultan, L. (2023). Konsep maslahat dalam pandangan Imām Mālik. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial Islam. https://doi.org/10.30868/am.v11i01.3908
Toriquddin, M. (2014). Teori maqâshid syarî’ah perspektif Al-Syatibi. http://kunakaabir.blogspot.com/2007/09/imam-
Wijayanto, E. (2023). Konstitusionalitas hak kesehatan jiwa warga negara: Studi kebijakan penanggulangan bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal HAM, 14(1), 1–16. https://doi.org/10.30641/ham.2023.14.1-16
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Rifky As Syakib, Abian Muzaky, Muh Farwah Fadhalah, Kurniati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





