Pengaruh Intensitas Komunikasi Coach terhadap Kepercayaan Diri Murid di Sempoa SIP Titi Kuning Group

Authors

  • Kharisma Vivi Alfiana Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
  • Dina Octavia Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
  • Yuni syafrina Yasyfin Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
  • David Nyak Syarif Aceh Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
  • Muhammad Syach Fitrah Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
  • Wandoli Saputra Panjaitan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma

DOI:

https://doi.org/10.55681/primer.v4i1.511

Keywords:

intensitas komunikasi, coach, kepercayaan diri, murid, sempoa

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas komunikasi coach terhadap kepercayaan diri murid di Sempoa SIP Titi Kuning Group. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga orang coach, dua orang murid, dan satu orang Human Resource Development (HRD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan secara rutin, terbuka, dan suportif melalui pemberian motivasi, umpan balik, pendekatan personal, serta komunikasi dengan orang tua mampu meningkatkan kepercayaan diri murid. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh keberanian murid dalam bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan mengikuti kompetisi. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian mengenai intensitas komunikasi coach dalam konteks lembaga pendidikan nonformal, yang masih relatif jarang diteliti dibandingkan lingkungan pendidikan formal. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa komunikasi yang konsisten dan kolaborasi antara coach, orang tua, dan pihak manajemen berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kepercayaan diri murid. Dengan demikian, intensitas komunikasi coach menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran di Sempoa SIP Titi Kuning Group.

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Baralihan, T. (2015). Hubungan antara intensitas komunikasi interpersonal dengan motivasi belajar [Naskah publikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].

Buchori, A., et al. (2023). Empati guru, self-esteem, dan komunikasi interpersonal dalam membangun interaksi edukatif. Journal of Educational Science and Technology. https://ojs.unm.ac.id/JEST/article/view/54409

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. W. H. Freeman.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book (15th ed.). Pearson.

Effendy, O. U. (1994). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. PT Remaja Rosdakarya.

Gunawan, S. (2018). Pengaruh komunikasi interpersonal guru dalam peningkatan rasa percaya diri anak usia dini [Skripsi, Universitas Abdurrab].

Lauster, P. (2012). Tes kepribadian (D. H. Gulo, Trans.). Bumi Aksara.

Mawaddah, S., & Wisma, Y. (2023). Hubungan komunikasi interpersonal dengan kepercayaan diri siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/JBK/article/view/7819

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

OECD. (2023). OECD Digital Education Outlook 2023: Towards an effective digital education ecosystem. OECD Publishing.

Rahayu, F. R. (2023). Strategi komunikasi efektif guru dalam membentuk kepercayaan diri siswa di MTs YPK Cijulang. Jurnal Pelita Nusantara, 1(1), 116–123.

Rahmawati, N., Hasmawati, F., & Hamandia, M. R. (2024). Model komunikasi interpersonal guru dan siswa pada lembaga pendidikan nonformal Primagama KM 10 Palembang. Jurnal Psikologi, 1(4).

Ren, X., Jing, B., Li, H., & Wu, C. (2022). The impact of perceived teacher support on Chinese junior high school students' academic self-efficacy: The mediating roles of achievement goals and academic emotions. Frontiers in Psychology, 13, 1028722. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1028722

Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). McGraw-Hill.

Simorangkir, N., Menanti, A., & Azizi, A. (2014). Kontribusi komunikasi persuasif guru terhadap kepercayaan diri dan motivasi belajar. Jurnal Analitika, 6(2), 68–76.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Wang, C., Xu, Q., & Fei, W. (2024). The effect of student-perceived teacher support on math anxiety: Chain mediation of teacher–student relationship and math self-efficacy. Frontiers in Psychology, 15, 1333012. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1333012

Whitmore, J. (2017). Coaching for performance: The principles and practice of coaching and leadership (5th ed.). Nicholas Brealey Publishing.

Zhao, J., & Qin, Y. (2021). Perceived teacher autonomy support and students' deep learning: The mediating role of self-efficacy and the moderating role of perceived peer support. Frontiers in Psychology, 12, 652796. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.652796

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Kharisma Vivi Alfiana, Dina Octavia, Yuni syafrina Yasyfin, David Nyak Syarif Aceh, Muhammad Syach Fitrah, & Wandoli Saputra Panjaitan. (2026). Pengaruh Intensitas Komunikasi Coach terhadap Kepercayaan Diri Murid di Sempoa SIP Titi Kuning Group. PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 47–57. https://doi.org/10.55681/primer.v4i1.511