PENGARUH SENAM ERGONOMIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU WREDA KUSUMA KELURAHAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

Authors

  • Nelly Nurzanty INSTITUT TEKNOLOGI DAN KESEHATAN ASPIRASI

DOI:

https://doi.org/10.55681/aohj.v3i3.508

Keywords:

ergonomic exercise, blood pressure, menopause, hypertension, elderly

Abstract

Hipertensi pada menopause sebagian besar merupakan hipertensi sistolik terisolasi yang disebabkan oleh menurunnya kadar hormon estrogen, dan merupakan faktor risiko utama stroke serta penyakit jantung koroner. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang diyakini dapat menurunkan tekanan darah adalah senam ergonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh senam ergonomis terhadap penurunan tekanan darah pada menopause penderita hipertensi di Posyandu Wreda Kusuma Kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental one group pretest-posttest, melibatkan 16 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi 38 menopause penderita hipertensi. Senam ergonomis yang terdiri atas enam gerakan yang diadaptasi dari gerakan sholat dilakukan selama kurang lebih 20 menit, tiga kali seminggu, selama empat minggu. Tekanan darah diukur menggunakan spygmomanometer sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dilanjutkan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rerata tekanan darah sistolik dari 158,4 mmHg menjadi 141,9 mmHg dan diastolik dari 97,2 mmHg menjadi 87,5 mmHg, dengan pengaruh yang signifikan secara statistik baik pada tekanan sistolik maupun diastolik (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa senam ergonomis yang dilakukan secara rutin dapat menjadi strategi nonfarmakologis yang efektif dan berbiaya rendah untuk membantu mengontrol tekanan darah pada menopause penderita hipertensi, serta dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan Posyandu lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, K., & Anggraini, Y. (2022). Korelasi usia perimenopause dengan kejadian hipertensi pada wanita masa klimakterium di Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9487–9494. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3929

Astuti, Y. (2021). Pengaruh senam ergonomi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 2(4), 1263–1269.

Danes, V. O., Susilawati, & Sasmito, L. (2025). Hubungan menopause dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia di wilayah Kebonsari Jember. JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(4), 1–10. https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.704

Handayani, S., Pratiwi, R. D., & Prabowo, A. (2023). Pengaruh senam ergonomik terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Posyandu Seger Waras. Jurnal Kesehatan dan Kedokteran, 2(3), 40–45. https://doi.org/10.56127/jukeke.v2i3.1269

Hidayat, A. A. (2021). Metode Penelitian Kesehatan: Paradigma Kuantitatif (Edisi Revisi). Surabaya: Health Books Publishing.

Hutapea, P. O. A. (2022). Pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah di Desa Setia Suka Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 1(3), 270–274. https://doi.org/10.55606/klinik.v1i3.2767

Kartika, M., Subakir, S., & Mirsiyanto, E. (2021). Faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi, 5(1), 1–9.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Sadiman, S., Dita, T. M., Yuliawati, Y., & Widiyanti, S. (2023). Hubungan antar faktor keturunan dengan kejadian hipertensi pada wanita menopause. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(11), 5007–5013. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i11.1872

Sehar, A. (2023). Obesity and hypertension: A review of the underlying mechanisms. Cureus, 15(4), e37379.

Setianti, Y., Sudiarto, S., & Puspasari, A. D. (2020). Pengaruh senam ergonomik terhadap tekanan darah lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cilacap Tengah I. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 1–8.

Susanti, H. (2024). Gender differences in the prevalence and control of hypertension across the lifespan: A systematic review and meta-analysis. Journal of Human Hypertension, 38(1), 1–12.

Wahidin, M., Mustikawati, I. S., Handayani, R., & Letelay, A. M. (2025). Overview of hypertension prevalence and its main risk factors in Indonesia – a district-level data analysis. Amerta Nutrition, 9(3), 438–442.

World Health Organization. (2023). Global Status Report on Physical Activity 2022: Country Profile – Indonesia. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Nurzanty, N. (2025). PENGARUH SENAM ERGONOMIS TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA MENOPAUSE PENDERITA HIPERTENSI DI POSYANDU WREDA KUSUMA KELURAHAN MOJOROTO KOTA KEDIRI. Aspiration of Health Journal, 3(3), 91–98. https://doi.org/10.55681/aohj.v3i3.508