Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis dan Berdakwah Santri di Pesantren Modern

Authors

  • Muhamad Rifan Dainuri STIT Insan Kamil, Bogor

DOI:

https://doi.org/10.55681/primer.v4i2.573

Keywords:

Literasi Digital,, Keterampilan Menulis, Dakwah Digital, Santri, Pesantren Modern

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap dakwah dan pendidikan di pesantren, namun masih terdapat kesenjangan penelitian mengenai bagaimana literasi digital secara spesifik memengaruhi keterampilan menulis dan dakwah santri di pesantren modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam meningkatkan keterampilan menulis dan berdakwah santri, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Pesantren Modern Al-Umanaa, Lombok Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 informan (pengasuh, ustadz, dan santri), observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis santri melalui akses sumber referensi digital, penggunaan aplikasi manajemen referensi, dan platform publikasi daring. Literasi digital juga mentransformasi praktik dakwah santri dari konvensional ke digital, dengan kemampuan produksi konten visual, penulisan narasi dakwah, dan distribusi melalui media sosial. Faktor pendukung meliputi kebijakan pesantren, infrastruktur, dan motivasi santri; sedangkan penghambat mencakup kesenjangan kompetensi digital ustadz, keterbatasan perangkat, dan tantangan menjaga otentisitas pesan keagamaan. Penelitian ini menawarkan kebaruan teoretis melalui model integratif literasi digital-dakwah yang menekankan keseimbangan antara kompetensi teknis dan etika keagamaan. Kontribusi kontekstualnya adalah rekomendasi kebijakan bagi pesantren dalam merancang kurikulum literasi digital yang terintegrasi dengan tradisi kepesantrenan.

References

Chanifah, N. (2022). Digital da'wah for santri as a revitalization in social 5.0. Wisesa: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(2), 45–56.

Fadli, M. R., & Dwiningrum, S. I. A. (2021). Pesantren's digital literacy: An effort to realize the advancement of pesantren education. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 22(2), 338–359.

Fatimah, S., et al. (2024). Gerakan literasi digital santri At-Tin UMP: Menyongsong era masyarakat 5.0. Muhammadiyah Jateng.

Fitriyah, A., & Haryanti, N. D. (2024). Gender dynamics and digital literacy in pesantren creative writing. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 22(2), 215–230.

Gilster, P. (2021). Digital literacy: Concepts and frameworks in the 21st century. Routledge.

Isnawati, I., & Yusuf, M. (2021). Online deradicalization through strengthening digital literacy for santri. 'Abqari Journal, 24(1), 1–18.

Kholifah, S. (2022). The transformation of Islamic boarding school education in the digital era. Research Report UMM.

Machendrawaty, N. (2022). Da'wah education based on religious moderation training using digital technology at Islamic boarding schools in East Bandung. Semantic Scholar.

Mika, M. (2023). Pengembangan karya tulis kreatif santri sebagai media dakwah di Pondok Pesantren Al-Musyawwir. Journal Publimedia, 2(3), 112–125.

Nashihin, H., & Munir, D. A. S. (2023). Pelatihan konten digital di pesantren dan peningkatan keterampilan santri. Jurnal Al-Qolam, 4(2), 89–104.

Rustandi, R., & Kusnawan, A. (2023). Management of Islamic boarding schools in the implementation of digital da'wah literacy based on religious moderation and gender relations in West Java. Jurnal Dakwah Risalah, 34(1), 72–91.

Saputra, A., et al. (2023). Melek digital untuk santri: Pelatihan literasi digital dan etika bermedia sosial di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Jurnal Kopertais4, 3(3), 45–58.

Suardi, S., et al. (2023). Penggunaan media sosial oleh santri dalam pengembangan diri, dakwah Islam, dan promosi ekonomi pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 67–82.

Sya'roni, A., & Nisa, K. (2023). Digital literacy as a foundation for religious moderation learning at Salatiga's Al-Hijrah. E-Jurnal UMRI, 3(1), 23–38.

Ubaidillah, M. (2023). Empowering the future generation of Muslims through digital literacy: Lessons from Ngaji Literasi Digital in Darussalam Islamic Boarding School Banyuwangi. Semantic Scholar.

Ulfah, A. (2022). Model literasi digital dalam upaya mengurangi kesenjangan digital untuk santri menuju Indonesia Emas 2045. HUMANIS, 14(1), 45–58.

Wati, K., Lubis, M., & Walid, A. (2021). Membangun literasi digital di pesantren. Attadib: Journal of Elementary Education, 5(2), 134–148.

Zuhdy, H., Ulya, M., & Rahmatillah, S. (2021). The digitalization of kitab kuning: The role of santri in reactualizing Islamic treasure. Repository UIN Malang.

Bustomi, A. A., Sholahuddin, A., & Tommy, T. (2023). Anti hoax and media literacy in pesantren in the post-truth era. Journal UMP, 12(2), 178–195.

Darip, M., et al. (2024). The empowering digital literacy in Islamic boarding school environments through computer and information technology training. Semantic Scholar.

Downloads

Published

2026-04-28

How to Cite

Dainuri, M. R. (2026). Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis dan Berdakwah Santri di Pesantren Modern. PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2), 82–93. https://doi.org/10.55681/primer.v4i2.573