Penguatan Karakter Santri di Era Globalisasi: Analisis Nilai Religiusitas, Kemandirian, dan Moderasi Beragama
DOI:
https://doi.org/10.55681/primer.v4i2.574Keywords:
penguatan karakter, religiusitas, kemandirian, moderasi beragama, globalisasiAbstract
Era globalisasi menghadirkan tantangan kompleks bagi pendidikan karakter santri, ditandai oleh pergeseran nilai moral, melemahnya spiritualitas, dan meningkatnya paparan ideologi transnasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam strategi penguatan karakter santri di pesantren dalam konteks globalisasi, dengan fokus pada tiga dimensi utama: religiusitas, kemandirian, dan moderasi beragama. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada Pondok Pesantren Al-Raisiyah Sekarbela Mataram, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penguatan karakter santri diimplementasikan melalui tiga strategi utama: (1) habituasi religiusitas melalui pembiasaan ibadah dan keteladanan kiai; (2) pembentukan kemandirian melalui sistem asrama dan life skills; serta (3) internalisasi moderasi beragama melalui kurikulum wasathiyah dan dialog lintas madzhab. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoretis berupa model Hybrid Pesantren Character Pedagogy yang mengintegrasikan disiplin keagamaan, kearifan lokal Sasak, otoritas moral kiai, dan literasi digital etis sebagai kerangka konseptual penguatan karakter santri di era globalisasi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum pesantren yang responsif terhadap tantangan global tanpa mengorbankan akar tradisi keislaman dan kebangsaan.
References
Achyar, M., & Nuh HS, M. (2023). Pemahaman dan penanaman nilai moderasi beragama di Pondok Pesantren Al-Abror Kelurahan Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Inklusiva: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities, 1(1). https://doi.org/10.15408/ijsaa.v1i1.41395
Amir, A. M. (2023). Pesantren in the digital era: Looking for the chances and the challenges. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 8(1), 31–46.
Aprilia, N. F., & Salamah, U. (2025). Peran pesantren dalam menghadapi krisis etika global: Revitalisasi nilai-nilai akhlak Islami di era modern. Proceeding of Annual Symposium on Islamic Studies, 1(1), 1–15.
Niswah, L., Nurhayati, N., Susanti, C. P., & Anggraeni, M. S. (2025). Model pendidikan holistik Islam berbasis personalized dan adaptif untuk penguatan karakter peserta didik di pesantren modern. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), 10(1), 353–359. https://doi.org/10.18860/icied.v10i1.3613
Murdianto, Yorman, & Che Mat, A. (2025). A hybrid Islamic pedagogy model for Generation Alpha character education in the digital era. Tarbiya: Journal of Education in Muslim Society, 12(2), 1–20.
Prasetyo, O. B., Ahyani, S., & Hasan, A. F. (2024). Penanaman nilai-nilai moderasi Islam dalam menanggulangi radikalisme di pondok pesantren Salafiyah Shirothul Fuqoha' Gondanglegi Malang. Jurnal SOLMA, 13(3), 2391–2403.
Umam, K., Achadi, M. W., & Asy'ari, M. (2024). Pendekatan pedagogis integratif dalam pengembangan nilai-nilai Islam wasathiyah: Studi kasus di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Pringsewu. PERADA: Jurnal Studi Islam dan Masyarakat, 7(2). https://doi.org/10.35961/perada.v7i2.1631
Tim Peneliti Garuda. (2025). Penguatan karakter santri melalui manajemen pendidikan Islam dalam menjawab tantangan globalisasi (Studi di Pesantren Darussalam Blokagung). Garuda: Garba Rujukan Digital.
Tim Peneliti Garuda. (2025). Peran pesantren dalam pembentukan karakter religius di kalangan remaja milenial (Studi konseptual di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan). Garuda: Garba Rujukan Digital.
Tim Peneliti Garuda. (2025). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Pesantren IT Al-Hidayah. Garuda: Garba Rujukan Digital.
Maulana, M. M. (2024). Exploring the impact of digital media in pesantren-based education: Enhancing Islamic studies learning and fostering character development among students. Journal of Islamic Education Studies, 5(2), 1–15.
Setiawan, A. (2024). Integrating digital literacy and entrepreneurship in pesantren curriculum for economic empowerment. International Journal of Pesantren Studies, 3(1), 45–60.
Supriyono, S. (2022). Pesantren, the COVID-19 pandemic and digital transformation: A global development perspective. Journal of Indonesian Islam, 16(1), 1–25.
Fakhrurrozi, H. (2021). Pesantren virtual: Dinamisasi atau disrupsi pesantren? Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 1–18.
Isbah, M. F. (2020). Pesantren in the changing Indonesian context: History and current developments. Journal of Indonesian Islam, 14(1), 1–35.
Ahmad Muzakki. (2022). Menggali nilai-nilai Islam wasathiyah dalam kitab-kitab pesantren sebagai modalitas mewujudkan perdamaian dunia. HUMANISTIKA: Jurnal Keislaman, 8(2). https://doi.org/10.55210/humanistika.v8i2.833
Habibah, I. L., & Sutomo. (2021). Strategi internalisasi nilai-nilai Islam wasathiyah dalam membentuk masyarakat religius di sekitar pondok pesantren. Proceeding International Seminar on Islamic Education and Peace, 1(1).
Hasanah, N. Z., Sutra, S. D., Admojo, S. W., & Saleh, M. N. I. (2022). Madrasah diniah as media teaching and learning Islamic moderation values at Qur'an learning centers. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 20(2). https://doi.org/10.31571/edukasi.v20i2.4046
Afriani, I. H., Rohmah, S. S., & Pradana, D. A. (2024). Development of personalized learning management system with adaptive features of microteaching and reflective practice courses for preservice teachers. Santhet: Jurnal Sejarah Pendidikan dan Humaniora, 8(2), 12726–12734. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4394
Esti Regina Boiliu, M. P., & Messakh, J. J. (2024). Pembelajaran adaptif sebagai inovasi strategi pembelajaran bagi anak usia dini. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 133–153. https://doi.org/10.53547/realkiddos.v2i2.528
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marzuqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





